Kepala Subbidang Pensiun dan Status ASN mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan administrasi pensiun dan status ASN berdasarkan berdasarkan peraturan perundang-undangan untuk kelancaran tugas.

Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 31 PERWAKO no. 50 tahun 2016, Kepala Subbidang Pensiun dan Status ASN menyelenggarakan fungsi :

  1. merencanakan kegiatan pengelolaan administrasi dibidang pensiun dan status ASN sesuai ketentuan sebagai dasar pelaksanaan tugas;
  2. mengumpulkan pedoman petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis administrasi dibidang pensiun dan status ASN sesuai kebutuhan sebagai dasar pelaksanaan tugas dibidang pensiun dan status ASN;
  3. membagi tugas pengelolaan administrasi dibidang pensiun dan status ASN kepada bawahan sesuai job untuk kelancaran pelaksanaan tugas;
  4. membimbing bawahan dibidang pensiun dan status ASN berdasarkan ketentuan untuk tertibnya pelaksanaan tugas;
  5. memeriksa hasil pengelolaan administrasi pensiun dan status ASN sesuai ketentuan untuk mengetahui tingkat kebenaran dan keakuratan;
  6. memproses administrasi dibidang pensiun meliputi usulan ASN yang mencapai batas usia pensiun dan kenpa pengabdian, pensiun atas permintaan sendiri dan pensiun janda/duda/yatim piatu sesuai ketentuan untuk diajukan ke instansi terkait;
  7. memproses administrasi terkait dengan status ASN meliputi usulan penerbitan Karpeg/Karis/Karsu PNS, SK Bebas Tugas PNS, SK Tugas Belajar dan Izin Belajar, SK PNS yang diperbantukan/dipekerjakan dan SK Pelaksana Tugas/Pelaksana Harian berdasarkan ketentuan untuk tertibnya administrasi kepegawaian;
  8. mengevaluasi pelaksanaan tugas pengelolaan administrasi pensiun dan status ASN secara berkala agar diketahui perkembangan pelaksanaan tugas;
  9. mengkonsultasikan pelaksanaan tugas kepada atasan melalui pertemuan untuk mendapatkan arahan dan petunjuk;
  10. mengkoordinasikan pelaksanaan tugas dengan kepala subbidang dan kepala subbagian lainnya melalui pertemuan untuk penyatuan pendapat;
  11. membuat laporan hasil pelaksanaan tugas secara berkala sebagai  bahan evaluasi atasan; dan
  12. melaksanakan tugas lain yang diperintahkan oleh atasan untuk kelancaran tugas kedinasan.